skip to main | skip to sidebar

Pages

  • Home
  • FILKOM
  • Linkedin Shelly

Shelly Gustika Septiani

DATABASE RELASIONAL

12/18/2010 12:31:00 AM | Publish by Shelly Gustika Septiani


Pengenalan Database Relasional

Database Relasional adalah suatu model database yang disajikan dalam bentuk tabel. Model ini diperkenalkan pertama kali oleh E.F. Codd.

Tujuan dari model data relasional adalah
·         Untuk menekankan kemandirian data.
·         Untuk mengatasi ketidak konsistenan dan duplikasi data dengan menggunakan konsep normalisasi
·         Untuk meningkatkan kemampuan akses data


Karakteristik Database Relasional
·         Struktur Tabular
·         Satu Bahasa digunakan untuk semua pemakai
·         Data dihubungkan melalui nilai data

Kelebihan Database Relasional
·         Tabular View
·         Seluruh hasil operasinya berupa tabel
·         Tidak terdapat pointer-pointer
·         Memiliki kemampuan operator yang baik
·         Fleksibel
·         Mudah digunakan

Jenis-jenis Key
Superkey
Suatu atribut atau set dari atribut yang secara unik mengidentifikasikan tuple di dalam suatu relasi.

Candidate Key
Suatu atribut /sekelompok atribut pada suatu relasi yang mempunyai dua sifat (property) :
·         Unik, nilai dari atribut–atribut tersebut secara unik menentukan tuple-tuple di relasi tersebut
·         Minimality, Jika atribut–atribut tersebut adalah Key gabungan , tidak ada bagian dari kelompok atribut tersebut yang dapat dihilangkan

Primary Key
Suatu candidate key yang dipilih sebagai penentu dari atribut-atribut lain.
Candidate Key yang tidak terpilih disebut alternate key.
Foreign Key
Suatu atribut pada suatu relasi dikatakan suatu Foreign Key bila:
·         Setiap nilai atribut foreign key tersebut adalah Non Null.
·         Terdapat suatu relasi lain yang mempunyai Primary Key yang mempunyainilai yang sama dengan atribut foreign key tersebut.


SSumber ::  
http://www.scribd.com/doc/21398949/01Konsep-Dasar-DBMS-SQL                         



S

Label: Tulisan (UG Portfolio) 0 komentar

Interaksi Manusia dan Komputer

12/18/2010 12:09:00 AM | Publish by Shelly Gustika Septiani


Istilah IMK yang artinya Interaksi Manusia-Komputer atau juga disebut HCI Human-Computer Interaction diperkenalkan pada pertengahan tahun 80-an merupakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) yang akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik.

Tujuan dari HCI adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency).

Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sistem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.

Selanjutnya, dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai pertama kali akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Pemakai harus dapat mengoperasikan seperangkat alat tersebut. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon. Peralatan, perintah, ikon dan lain-lain yang disebutkan di atas dikenal dengan nama interface (antarmuka). Interface ini merupakan lapisan pertama yang langsung bertatap muka dengan pemakai.

Untuk membuat antarmuka yang baik dibutuhkan pemahaman beberapa bidang ilmu, antara lain:

1. Teknik elektronika & ilmu komputer
memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI

2. Psikologi
memahami sifat & kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna

3. Perancangan grafis dan tipografi
sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer

4. Ergonomik
berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja

5. Antropologi
ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya

6. Linguistik
merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu, bahasa perintah

7. Sosiologi
studi tentang pengaruh sistem manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanya PHK karena adanya otomasi kantor.



Sumber Referensi ::

http://nshafitri-imk.blogspot.com/
http://jauari88.wordpress.com/2007/10/23/pengertian-interaksi-manusia-komputer/


Label: Tulisan (UG Portfolio) 0 komentar

Pemrograman Berorientasi Objek

12/17/2010 11:21:00 PM | Publish by Shelly Gustika Septiani


Apa yang dimaksud dengan java ?

1.      Sebuah Bahasa Pemrograman
Sebagai sebuah bahasa pemrograman, Java dapat membuat seluruh bentuk aplikasi, desktop, web dan lainnya, sebagaimana dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman konvensional yang lain.

Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu sistem operasi, tetapi dikembangkan untuk berbagai sistem operasi dan bersifat open source.

2.      Sebuah Development Environment
Sebagai sebuah peralatan pembangun, teknologi Java menyediakan banyak tools : compiler, interpreter, penyusun dokumentasi, paket kelas dan sebagainya.

3.      Sebuah Aplikasi
Aplikasi dengan teknologi Java secara umum adalah aplikasi serba guna yang dapat dijalankan pada seluruh mesin yang memiliki Java Runtime Environment (JRE).

4.      Sebuah Deployment Environment
Terdapat dua komponen utama dari Deployment Environment. Yang pertama adalah JRE, yang terdapat pada paket J2SDK, mengandung kelas – kelas untuk semua paket teknologi Java yang meliputi kelas dasar dari Java, komponen GUI dan sebagainya. Komponen yang lain terdapat pada Web Browser. Hampir seluruh Web Browser komersial menyediakan interpreter dan runtime environment dari teknologi Java.

KELEBIHAN-KELEBIHAN JAVA
·         Sederhana dan ampuh. Kesederhanaan adalah kelebihan utama yang ditawarkan Java. Hal ini dimungkinkan karena Java Scripting Language  (bahasa naskah).
·         Aman . Java tidak pernah memiliki fasilitas dan  keamanan yang tidak aman sampai perlu ditangani secara khusus untuk pengamanannya. Oleh karena itu, program Java tidak  dapat memanggil fungsi-fungsi global dan memperoleh akses ke berbagai sumber dalam sistem karena terdapat sejumlah  pengawasan yang dilakukan oleh program Java yang tidak dapat dilakukan oleh sistem lain.
·         Berorientasi Objek. Java sekali lagi memiliki keseimbangan yang menyediakan
mekanisme peng-class-an sederhana dengan model antarmuka dinamik yang intuitif hanya jika diperlukan.
·         Kokoh. Java membatasi anda dengan memberi beberapa kunci supaya anda dapat menemukan kesalahan lebih cepat saat mengembangkan program.


Perbandingan bahasa pemrograman java dengan bahasa pemrograman C++

·         C++ dirancang terutama untuk pemrograman sistem, dan merupakan perluasan dari pemrograman C. C++ termasuk pemrograman procedural yang didesain untuk melakukan eksekusi secara efisien, C++ juga telah ditambahkan dukungan untuk pemrograman berorientasi obyek, penanganan eksepsi, manajemen sumber daya scoped, dan pemrograman generik, pada khususnya. C++ juga telah ditambahkan sebuah library standar yang mencakup kontainer generik dan algoritma. Sedangkan Java diciptakan awalnya untuk mendukung komputasi jaringan. Hal ini bergantung pada mesin virtual yang menjadikannya aman dan sangat portabel. Hal ini digabungkan dengan sebuah library lengkap yang dirancang untuk memberikan abstraksi lengkap dari platform yang mendasarinya. Java adalah bahasa berorientasi objek statis mengetik yang menggunakan sintaks yang mirip dengan C, tapi tidak kompatibel dengannya. Ia dirancang dari awal, dengan tujuan yang mudah digunakan dan diakses oleh khalayak yang lebih luas.
·         Sebagaimana tertera di point pertama C++ merupakan pemrograman prosedural juga pemrograman berorientasi objek, berbeda dengan Java yang memang murni pemrograman berorientasi objek.
·         Berhadapan langsung dengan fasilitas tingkat rendah dari sistem, sedangkan Java berjalan di mesin virtual.
·         Pada C++ manajemen memori Eksplisit, meskipun ada framework (kerangka kerja) pihak ketiga untuk melakukan pengumpulan sampah (garbage collection), serta mendukung desktruktor. Pada Java, garbage collection secara otomatis (bisa dilakukan secara manual) dan tidak memiliki konsep destruktor.
·         Pada C++ tidak ada dokumentasi standar sedangkan di Java ada Javadoc sebagai standar dokumentasi.
·         Source code C++ dapat ditulis untuk menjadi platform independen (dapat dikompilasi untuk Windows , BSD , Linux , Mac OS X , Solaris dll tanpa perlu modifikasi) dan ditulis untuk mengambil keuntungan dari fitur spesifik platform. Biasanya dikompilasi ke dalam kode mesin asli. Pada Java, source code dikompilasi ke dalam kode byte untuk JVM


sumber:
 http://web.si.its-sby.edu/kurikulum/materi/alpro/pengantarjava.html

http://poss.ipb.ac.id/files/JENI-Intro1-Bab02-Pengenalan%20Bahasa%20JAVA.pdf
http://maasdianto.web.id/java-and-c-dalam-perbandingan/

Label: Tulisan (UG Portfolio) 0 komentar

Multi Step Pada Simulasi Neural Networks

12/17/2010 10:57:00 PM | Publish by Shelly Gustika Septiani



      Multi Step dengan menggunakan program backpropagation.
Langkah-langkah :
·         Buka program backpropagation.
·         Buka tab “Bobot dan Bias” dengan angka 0 (nol) pada semua neuron, lalu klik command “Set Sebagai Nilai Awal”.
·         Kemudian pindah ke tab “Belajar” dan lakukan perintah berikut :
Laju Belajar (Learn Rate)       : 0.1
Momentum                             : 0.1
Stopping Criteria Error           : 1.5
Jumlah Step / Eksekusi           : 500
·         Untuk melakukan proses multi step ini, di setiap pengaturannya yang berbeda pada laju belajar dan momentum maka harus selalu pindah ke tab “Bobot dan Bias” dan mengikuti langkah dibawah ini :
o   Reset Ke Nol
o   Acak Nilai Bobot
o   Set Sebagai Nilai Awal
·         Untuk melihat grafik, pilih menu bar “Grafik”, maka akan muncul grafiknya.


Dan inilah tampilan tabel dari hasil Multi Step pada program Backpropagation.
 


Tampilan Proses Program Backpropagation multi step.


Tampilan Grafik Multi Step.


Label: Tulisan (UG Portfolio) 0 komentar
« Postingan Lebih Baru Postingan Lama »
Langganan: Postingan (Atom)
Photobucket Photobucket

Universitas Gunadarma

Universitas Gunadarma

Labels

  • Android (4)
  • Pemrograman Dasar (11)
  • Softskill Etika dan Profesionalisme TSI (6)
  • SQL (Structure Query Language) (5)
  • Tugas (UG Portfolio) (33)
  • Tulisan (UG Portfolio) (64)
  • VB.NET (3)

Blog Archive

  • ►  2009 (12)
    • ►  September 2009 (1)
    • ►  Oktober 2009 (2)
    • ►  November 2009 (4)
    • ►  Desember 2009 (5)
  • ►  2010 (47)
    • ►  Februari 2010 (2)
    • ►  Maret 2010 (6)
    • ►  April 2010 (5)
    • ►  Mei 2010 (12)
    • ►  Juni 2010 (7)
    • ►  September 2010 (1)
    • ►  Oktober 2010 (5)
    • ►  November 2010 (1)
    • ►  Desember 2010 (8)
  • ►  2011 (27)
    • ►  Januari 2011 (1)
    • ►  Februari 2011 (3)
    • ►  Maret 2011 (3)
    • ►  April 2011 (4)
    • ►  Mei 2011 (6)
    • ►  Oktober 2011 (6)
    • ►  November 2011 (2)
    • ►  Desember 2011 (2)
  • ►  2012 (20)
    • ►  Maret 2012 (5)
    • ►  April 2012 (5)
    • ►  Juni 2012 (3)
    • ►  Oktober 2012 (5)
    • ►  November 2012 (1)
    • ►  Desember 2012 (1)
  • ▼  2014 (4)
    • ►  Januari 2014 (1)
    • ▼  Agustus 2014 (3)
      • Query SQL Server Untuk Menggabungkan 2 Field ke da...
      • Penggunaan PIVOT atau CROSSTAB Pada Query SQL Server
      • Menambah, Mengurangi dan Menghitung Datetime di SQ...

Link List

  • Jadwal Kelas 4KA01
  • Baak
  • Community
  • Gunadarma
  • Library
  • Pasca
  • Repository
  • Studentsite

.........................................

Sponsor

  • Shelly Gustika Septiani
milkysmile milkysmile

Linkedin

Lihat profil LinkedIn shelly gustika septianiLihat profil shelly gustika septiani

Shelly

Shelly

About Me

Foto Saya
Shelly Gustika Septiani
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lulusan Universitas Gunadarma, angkatan 2008, Lulus 2012 :) Fakultas : Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan : Sistem Informasi Dahulu kelas : 4KA01 Tulisan-tulisan di blog ini sekedar tempat untuk berbagi informasi... Semoga Bermanfaat ƪ(˘⌣˘)ʃ
Lihat profil lengkapku

News Studentsite

Followers

Subscribe To

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar

Total Tayangan

Copyright (c) 2010 Shelly Gustika Septiani. Design by Template Lite
Download Blogger Templates And Directory Submission.